Kalau kalian termasuk rang-orang yang mudah terjebak judul model clickbait, maka sebelum membuang waktu dengan membaca artikel ini saya sarankan untuk segera menutup jendela halaman ini.

Terkadang, kita memiliki sebuah benda yang harganya tidak seberapa, namun ketika tiba tiba barang itu hilang, kita akan sangat kerepotan. Yep, hari ini saya mengalami hal tersebut. Sebuah helm yang biasa saya pakai berkendara (Noir), hari ini tiba tiba lenyap dilarikan oleh orang entah siapa.

Kerepotan yang kemudian datang adalah mencari pengganti helm, karena besok jadwal muterin jogja lumayan padat. Jujur saja, bagi saya, mencari helm itu mudah susah susah. Mudah karena di jogja sendiri memiliki cukup banyak toko helm. Di daerah kotabaru misal nya, ada sekitar 5 toko pinggir jalan yang menjual helm.

Susah nya? karena saya menggunakan kacamata, otomatis model yang cukup nyaman untuk saya pakai adalah model half face atau modular flip up. Full face jelas bukan opsi untuk saya, karena saya tidak suka repot copat copot kacamata saat menggunakan helm. Nah, untuk model modular ini, cari nya di seputaran toko di jogja ini yang lumayan sulit. Selain merek yang menyediakan model ini tidak banyak, model yang disediakan pun terbatas. Kesane dadi mah koyo wong elek, kere sek kakean polah pengen wedhok ayu sek pangerten cenan..

Singkat cerita, setelah berjuang memutari jogja dan menjelajahi jutaan hati toko helm di seluruh jogja yang saya ketahui. Dapat lah ditarik kesimpulan bahwa model flip up yang dijual di jogja ini hanya ada 3 merk. Yaitu KYT, INK dan MDS (sampai saat ini saya masih belum ngerti alasan kenapa merek helm hobi banget pakai nama brand dengan 3 huruf gini). Dan masing masing merk cuma menjual satu jenis model. Sungguh pencarian yang menguras energi.

Aerith

Aerith, versi ketiga dari masbenx helm stuff

 

Hasil nya, adalah sebuah merek MDS yang berhasil saya pinang setelah melakukan diskusi yang cukup alot antara saya, hati saya dan isi dompet saya. Model nya pun masih sama persis dengan helm terdahulu yang sekarang kabar nya entah dimana. Hanya saja kini saya mengambil warna merah, yang kini bisa disebut dengan Aerith.

noir

Noir, masbenx helm stuff versi kedua saat tampil bersama action cam

Yang bikin tambah seseq nyeseg adalah, helm yang lama hilang sehari setelah dipasang action cam. Untunglah (percoyo wae wong jowo akeh untunge) saat Noir hilang, action cam nya sedang tidak nangkring di helm tersebut. Yang bikin gela ya cuman waktu yang dibutuhkan lagi untuk pesen dock dan buckle action cam dan masang dock tersebut ke Aerith.

yah, bukankah hal hal yang berarti kadang butuh effort lebih untuk menjadikannya nyata

 

tapi kan tetep ae nyebahi..

 

syuog..
-masbenx-

Leave a Reply