Skip to content

Category: Blah Bloh

Wisata kuliner di pangkalanbun kota manis

Propinsi Kalimantan Tengah, atau biasa dikenal dengan central borneo. Adalah sebuah propinsi di kalimantan yang letaknya tidaklah di tengah tengah kalimantan. melainkan sedikit mengarah ke barat daya. Kota-kota besar di kalimantan tengah antara lain adalah Sampit, Palangkaraya, dan Pangkalan Bun. Kali ini saya berkesempatan menjelajahi Pangkalan Bun. Ini adalah kali keberapa saya datang kesini. Utama nya para wisatawan datang kesini adalah untuk melihat orang utan. Namun selain terkenal dengan Taman Nasional Tanjung Puting yang merupakan penangkaran orang utan terbesar di dunia, Pangkalan Bun juga terkenal dengan beberapa kuliner nya. Tidak banyak memang jumlah dan macam kuliner yang saya temukan kali ini. Namun pengalaman ini tidak boleh di sia siakan. Setidak nya patut dicoba selagi bermain di sekitaran Pangkalan Bun sambil menunggu kapal klotok menuju TNTP…

Leave a Comment

Wiro Sableng

Bagi anak yang besar di era 90-an, akan selalu ada 2 lagu rap yang mampu kita hapal dan nyanyikan dengan lancar, yaitu lagu opening kera sakti dan lagu opening wiro sableng. Yep, memang Wiro sableng bukan lagi merupakan hal yang asing. Ada yang mengenal nya melalui novel, ada pula yang mengenal nya melalui film ataupun serial tv di hari minggu (eh, hari minggu atau sabtu ya?). Saat itu Pada serial nya sendiri, Wiro sableng pernah diperankan oleh 2 aktor. Yaitu Ken Ken dan Abhie Cancer. Yah semacam film tersanjung yang pemeran Indah pernah diperankan oleh Lulu Tobing dan Jihan Fahira. Tetapi dalam benak saya, sosok Wiro sableng yang paling melekat adalah yang diperankan oleh Ken Ken (saya tidak pernah ingat adegan yang diperankan oleh Abhie…

Leave a Comment

Senja di kereta Gajayana

Beberapa kali naek kereta, baik dalam perjalanan piknik maupun bisnis. Berkali kali pula berniat untuk mengabadikan dalam bentuk tulisan. Namun rasa malas juga berkali kali datang menghampiri. Sehingga baru kali ini niat itu bisa terlaksana. Sebenar nya tujuan awal menulis perjalanan ini adalah untuk menghapal jenis kereta, nomor bangku dan letak kereta restorasi. Karena saya selalu kebingunan untuk mendapatkan posisi ideal di kereta. Saya selalu berharap mendapatkan bangku di baris kedua yang menghadap tv, sebelah jendela di di kereta yang terletak persis setelah kereta restorasi. Tapi posisi itu tidak pernah saya dapatkan.. Sama persis kayak mendambakan wanita namun selalu dianggap terlalu baik. #hasyah Pada hari ini saya berkesempatan menumpaki kereta gajayana jurusan jakarta (gambir) – madiun. Kali ini saya mendapat tempat duduk di kereta 6…

Leave a Comment

mendahului keviralan online shop indonesia.

Akhir puasa kemarin, saya sempat tertarik dengan sebuah iklan di facebook perihal sebuah tas backpack dengan berbagai macam feature. “Smart Backpack, Tas ransel keren dan canggih untuk semua kebutuhan kamu!“. Kurang lebih seperti itu slogan dan branding produk tersebut. Niat awal memang mau mencari tas pengganti yang lebih simple dan menarik dan mampu menyembunyikan realita umur yang mulai menggelayut pada garis wajah serta helai janggut dan kumis ini.. Sempat melihat lihat deskripsi dan video produk tersebut, niat saya untuk meminang tas tersebut seketika luntur setelah melihat harga yang ditawarkan untuk sebuah tas tersebut. Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) adalah harga yang dibandrol oleh online shop tersebut untuk smart backpack ini. Jelas bagi seorang buruh kelas menengah ngehek yang ingin tampak smart dan up…

9 Comments

Arti dari sebuah kehilangan

Kalau kalian termasuk rang-orang yang mudah terjebak judul model clickbait, maka sebelum membuang waktu dengan membaca artikel ini saya sarankan untuk segera menutup jendela halaman ini. Terkadang, kita memiliki sebuah benda yang harganya tidak seberapa, namun ketika tiba tiba barang itu hilang, kita akan sangat kerepotan. Yep, hari ini saya mengalami hal tersebut. Sebuah helm yang biasa saya pakai berkendara (Noir), hari ini tiba tiba lenyap dilarikan oleh orang entah siapa. Kerepotan yang kemudian datang adalah mencari pengganti helm, karena besok jadwal muterin jogja lumayan padat. Jujur saja, bagi saya, mencari helm itu mudah susah susah. Mudah karena di jogja sendiri memiliki cukup banyak toko helm. Di daerah kotabaru misal nya, ada sekitar 5 toko pinggir jalan yang menjual helm. Susah nya? karena saya menggunakan kacamata, otomatis model…

Leave a Comment

Saat semua dimulai dengan pait manis..

Tiga bulan, enam belas hari dan delapan jam adanya dari postingan saya yang terakhir kali tercatat di blog ini. Sangat jauh dari target awal yang niat nya ngeblog sekali setiap minggu. Tapi memang beginilah keadaan blog nya seorang blogger yang tidak mampu menulis blog. Banyak aja alasan yang di buat buat untuk menguatkan rasa malas menulis di sini. Tapi memang bagaimanapun juga memang lebih menyenangkan menulis di media sosial dengan karakter yang tidak perlu banyak banyak. 🙂 Lalu semua berubah ketika negara api menyerang. Seorang kawan meminta review terhadap produk baru yang telah ia luncurkan. Walaupun tidak meminta untuk di tulis dalam bentuk blog. Namun seperti nya ini bisa jadi semangat baru untuk ngeblog lagi (semoga semangat terus bergulir). *Dalam bentuk review produk* “Pait Manis”…

Leave a Comment

Opera neon, dari web browser yang dicinta menjadi yang dibenci hanya dalam satu bulan

Di awal tahun 2017, Opera meluncurkan sebuah peramban komputer baru selain opera browser itu sendiri yang disebut dengan Opera Neon. Opera Neon ini cukup menarik bagi saya dikarenakan hadir dengan desain yang unik. selain menampilkan function bar di bagian kiri seperti desain khas nya opera browser di mac. Opera neon menghadirkan visualisasi tab yang bagus, dengan konsep balon balon tab yang diletakkan di sisi sebelah kanan. Di bagian tengah terdapat mesin peramban yang dapat di split menjadi dua peramban. Yang cukup mengejutkan, ternyata Opera Neon ini hadir menggunakan engine dari chrome, tampilan web yang berjalan baik di chrome secara otomatis juga dapat dirender dengan baik oleh peramban ini. Memory yang digunakan pun ternyata tidak sehaus chrome. Hanya saja, theme dan extension yang terdapat pada chrome tidak bisa di install…

2 Comments

Daerah Istimewa Darurat Parkir, dan Dilema Institusi Pendidikan Yang Menuntut Integritas Moral dan Spiritual

Pagi hari. Setelah hujan turun, udara pagi bercampur bau aspal yang basah menemani Joni dan Juni menempuh perjalanan menuju kantor mereka berboncengan. Dengan santai ia memacu sepeda jengki nya melintasi jalanan kota. Masih pagi memang, namun jalanan kota sudah mulai ramai kendaraan. Rupanya semua warga kota memiliki pemikiran yang sama, memutuskan memulai hari begitu hujan selesai bernyanyi. Hingga akhir nya tiba di salah satu titik kemacetan. di salah satu daerah yang merupakan komplek pendidikan dan kantor pemerintah. Namun karena menggunakan sepeda, Joni tidak memiliki kesulitan meliuk liuk menerobos kemacetan. Hingga akhir nya ia tiba di salah satu jalan di depan pengadilan. Terheran ia dengan sangat, sejauh ingatan dia selama ini, jalan tersebut merupakan jalan dua arah. Tapi saat ini sepanjang jalan tersebut berubah menjadi satu arah.…

1 Comment

Dua tahun.. tentang perjalanan, tentang kisah, tentang keluarga

Akhir tahun 2014. Sebuah kesempatan datang kepada saya untuk turut serta membesarkan anak bernama GNEWS. Tidak disangka pula keputusan tersebut menjadi tonggak sejarah di hidup saya. Banyak pelajaran yang saya dapat disana. Aku ada di sini menghiburmu, Sekali lagi seperti dulu. Senang ataupun susah Selalu ceria, Long Live My Family Kini dua tahun sudah kami bersama. anak yang kami bersarkan pun sudah mulai berbicara, gaung nya sudah bergema. Dua tahun itu kalau di ibaratkan seorang bayi, adalah saat sedang lucu lucunya. Tingkah nya menjadi menggemaskan dan membuat banyak kenangan. Saat semua cinta dan kasih tercurahkan, membuat kita sebagai orang tuanya ingin membawanya jalan jalan keliling komplek ataupun pusat perbelanjaan dengan stroller terbarunya. Mengamati setiap perkembangan nya dari dekat. Tidak mudah memang meninggalkan seorang anak yang sedang lucu lucunya. Begitu pula dengan…

Leave a Comment